Berita Bulu Tangkis PBSI Tanggapi Hasil Buruk Indonesia di Indonesia Open 2024. Gelaran turnamen BWF super 1000 Indonesia Open 2024 berakhir dengan sebuah ironi dari tuan rumah.

Diwakili oleh kurang lebih 30 atlet, Indonesia justru hancur lebur di rumah sendiri. Atlet-atlet unggulan seperti Anthony Ginting, Jonatan Christie hingga Gregoria Mariska Tunjung berguguran di babak-babak awal.

Lebih ironis lagi di babak semifinal Indonesia hanya menyisakan satu wakil saja, itupun atlet non pelatnas yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Mereka kalah atas Man Wei Chong/Kai Wun Tee 27-29, 13-21 dan gagal di final.

Tanpa adanya wakil Indonesia di final, Istora Senayan yang biasanya ramai menjadi tampak lengang.

Berita Bulu Tangkis PBSI Tanggapi Hasil Buruk Indonesia di Indonesia Open 2024

Menanggapi hasil itu, PP PBSI mengaku sangat kecewa, Kabid Binpres PBSI, Ricky Soebagdja menyatakan bahwa federasi akan melakukan evaluasi menyeluruh kepada pemain maupun pelatih.

“hasil yang sangat mengecewakan dan jauh dari harapan PBSI dan kita semua”, kata Ricky Subagja.

“Tentunya ajang ini begitu besar, jadi bagian point seeded olimpiade juga. Dengan hasil seperti ini kami akan evaluasi menyeluruh, besok akan kumpul dengan pelatih terutama tentang Indonesia Open dan juga tur Asia,” tutur Ricky.

Baca juga berita bulu tangkis lainnya di Ekingsnews:

BERITA BULU TANGKIS CHEN YUFEI BUNGKAM AN SE YOUNG DI FINAL INDONESIA OPEN 2024

BERITA BULU TANGKIS INDONESIA OPEN 2024, HASIL LENGKAP BABAK SEMIFINAL

“Kami sudah menjadwalkan ke Australia, ada beberapa yang ikut olimpiade kami tarik seperti Jojo dan Ginting, dan juga yang lainnya tidak jadi turun di Australia.”

Ricky Subagja pun juga menanpik jika hasil buruk Indonesia tersebut dikarenakan persiapan yang kurang maksimal.

Menurutnya tidak ada masalah terkait kesiapan atlet. Sebab, pihaknya telah membagi turnamen yang akan diikuti dan kondisi atlet secara keseluruhan.