Berita Bola Lamine Yamal Selamatkan Barcelona Dari Kekalahan Melawan Granada. Barcelona gagal untuk meraup angka penuh dalam laga kandang hari senin (12/2) dinihari. Blaugrana ditahan imbang tim penghuni zona degradasi dalam drama enam gol di Stadion Olimpiade Lluys Companys.

Menghadapi tim yang baru mengoleksi 13 poin di La Liga musim ini, tim asuhan Xavi Hernandez diprediksi akan dapat meraih tiga poin dengan mudah. Tampil mendominasi, Barcelona langsung unggul di menit 14 melalui Lamine Yamal yang memanfaatkan umpan Joao Cancelo.

Situasi berubah ketika Granada mampu membalikkan keadaan melalui Richard Sanchez dan pemain pinjaman dari Manchester United, Facundo Pellistri.

Kedua gol tersebut tercipta dari skema serangan balik cepat yang mirip. Granada memanfaatkan kosongnya sisi kiri Barcelona karena Joao Cancelo yang terlambat turun.

Berita Bola Lamine Yamal Selamatkan Barcelona Dari Kekalahan Melawan Granada

Tiga menit pasca gol Pellistri, Barcelona kembali menyamakan level lewat sepakan keras Robert Lewandowski pada menit 63 yang memanfaatkan kesalahan kontrol pemain belakang Granada.

Tapi kemudian hanya berselang tiga menit juga Granada mencetak gol ketiganya melalui sundulan sang kapten, Ignasi Miguel. Setelah gol itu situasi semakin sulit untuk Barcelona karena Granada bertahan semakin dalam.

Baca juga berita bola Spanyol lainnya di Ekingsnews:

BERITA BOLA KYLIAN MBAPPE MEMINTA 3,3 TRILIUN JIKA REAL MADRID MENGINGINKAN JASANYA

BERITA BOLA BARCELONA DISINGKIRKAN BILBAO DI PEREMPAT FINAL COPA DEL REY

Upaya serangan tiada henti Barcelona akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-80 lewat gol kedua Lamine Yamal. Setelah sukses melakukan intersep, pemain 16 tahun langsung melepaskan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalty yang gagal dihentikan kiper Augusto Batalla.

Tim asuhan Xavi Hernandez kini berada di peringkat ke-3 dengan 51 poin, terpaut lima poin dari Granada di urutan ke-2 dan 10 poin dari Real Madrid di puncak dengan 61 poin.

“Kami kehilangan dua poin dan peluang bagus untuk memperkecil defisit. Granada memainkan permainan cerdas, mereka mendorong kami dengan keras. Kami punya banyak peluang untuk menutup pertandingan. Tim punya keyakinan, keberanian, dan keinginan, tapi itu tidak cukup. Itu membuat segalanya semakin sulit bagi kami.”, Kata Xavi Hernandez