Berita Tenis Sempat Bermasalah, Novak Djokovic Berpeluang Tampil Kembali Di Australia Tahun Depan. Musim kompetisi tahun 2022 sudah mendekati di penghujung tahun. Setiap para pemain tenis sudah pasti memiliki target-target baru dan juga strategi baru. Hal tersebut di fungsikan untuk menghadapi kompetisi ATP di musim 2023 mendatang.

Salah satu petenis yang memasang target baru di tahun 2023 mendatang adalah Novak Djokovic. Petenis hebat yang telah berhasil membawa pulang 21 gelar Grand Slam tersebut memasang target untuk bisa kembali berkompetisi di negeri kangguru yaitu Australia. Di tahun 2022 ini, Novak Djokovic pernah merasakan dideportasi dari wilayah Australia. Perlakuan tersebut di terima oleh Novak setelah ia melakukan pertarungan hukum di level yang berbeda dengan pihak berwajib di negeri Australia. Pertarungan hukum tersebut sudah pasti mengenai status vaksinnya untuk bisa masuk ke negeri Kangguru dan juga masalah visanya yang bermasalah.

Saat akan ikut berkompetisi di Australia Open, pihak penjaga di area perbatasan Australia menyebutkan bahwa pengecualian Vaksin yang dimimiliki Novak Djokovic Invalid. Selain itu juga Visa sang petenis asal Serbia tersebut juga sudah invalid atau bermasalah. Mengetahui visa dan status vaksinnya di pertanyakan, para polisi setempat langsung membawa Novak DJokovic ke fasilitas imigrasi sebelum ia bertarung di meja pengadilan tentang kasusnya.

Berita Tenis Sempat Bermasalah, Ada Kemungkinan Novak Kembali Turun Di Australian Open

Saat sidang pertama, sang petenis menang cukup baik sehingga pada pertemuan pertama Novak Djokovic menang dalam hal tersebut. Namun sayang, ketika pengujian atau Sidang kedua di selenggarakan pihak pengadilan memutuskan untuk mengikuti aturan dan ajuran pemerintah setempat untuk melakukan deportasi kepada Novak Djokovic. Selain itu juga, Novak Djokovic terkena hukuman dengan dilarangnya masuk ke area atau wilayah hukum Australia selama 3 tahun lamanya. Namun meskipun terkena sanksi tersebut, sang petenis justru memiliki keuntungan untuk tahun 2023 mendatang. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa harapan tersebut bisa datang dari kebijakan pemeritahan baru yang kini berkuasa di Australia yang di kenal lebih bisa bersimpati dengan hal-hal tesebut.

Baca Juga Berita Tenis Terbaru Lainnya Di Ekingsnews :